Komunitas Fotografer Danau Toba (KFDT) memberikan dukungan penuh terhadap pameran fotografi bertajuk “100 Hari Bencana Tapanuli”, sebuah acara seni yang bertujuan mengabadikan kisah serta pengalaman masyarakat terdampak bencana di wilayah Tapanuli.
Pameran fotografi ini digelar oleh Huta Art Space bekerja sama dengan Toba Initiative pada Sabtu, 7 Maret 2026, dengan tema Sisa Nafas Jantung Alam. Acara dibuka secara resmi oleh Ephorus HKBP Ompui Pdt Dr Victor Tinambunan dan turut dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Lumbantoruan, serta berbagai elemen masyarakat termasuk korban bencana.
Foto‑foto yang dipamerkan merupakan karya dari korban bencana, aktivis, dan jurnalis yang bertujuan kuat untuk menolak lupa terhadap peristiwa bencana Tapanuli. Karya tersebut juga menjadi media ekspresi dan dokumentasi visual untuk menghargai kisah serta perjuangan masyarakat terdampak.
Ketua KFDT, Charis Martin Purba, menyatakan bahwa komunitasnya sangat mengapresiasi kegiatan fotografi di kawasan Danau Toba dan Sumatera Utara. Beberapa anggota KFDT hadir langsung untuk mendokumentasikan acara melalui foto dan video agar setiap momen pameran terekam secara profesional. Anggota yang hadir antara lain Yosua Tampubolon, Aan Turnip, Pernando Harianja, Hengky Manullang, Josua Tamba, dan Tim Misiahaan.
Dengan dukungan ini, Komunitas Fotografer Danau Toba memperkuat komitmennya sebagai wadah bagi pengembangan seni fotografi di kawasan Danau Toba sekaligus mendorong pelestarian nilai sejarah dan sosial melalui medium fotografi.