Matcha latte menjadi salah satu minuman yang banyak disukai karena perpaduan rasa khas teh hijau dengan susu yang lembut. Minuman ini juga cukup mudah dibuat sendiri di rumah tanpa harus selalu membelinya di kafe.
Kunci membuat matcha latte yang halus dan creamy terletak pada cara mengolah bubuk matcha. Suhu air, proses penyaringan, hingga teknik mengocok perlu diperhatikan agar bubuk larut dengan baik dan tidak meninggalkan gumpalan.
Bahan yang Perlu Disiapkan
Untuk membuat satu gelas matcha latte, siapkan 1–2 sendok teh bubuk matcha murni dan sekitar 50 ml air hangat. Gunakan air dengan suhu sekitar 70–80 derajat Celsius agar rasa matcha tetap lembut.
Siapkan pula sekitar 150–200 ml susu cair. Susu UHT full cream dapat memberikan rasa lebih creamy, tetapi susu oat atau susu almond juga bisa digunakan sesuai selera. Pemanis seperti madu, gula aren cair, atau sirup gula dapat ditambahkan jika menginginkan rasa yang lebih manis.
Saring Bubuk Matcha Terlebih Dahulu
Sebelum dicampurkan dengan air, bubuk matcha sebaiknya disaring menggunakan saringan halus. Langkah sederhana ini membantu memecah gumpalan bubuk sehingga hasil minuman terasa lebih lembut ketika diminum.
Setelah disaring, masukkan matcha ke dalam mangkuk kecil atau cangkir. Tuangkan air hangat secara perlahan, kemudian kocok menggunakan chasen atau milk frother dengan gerakan cepat seperti zig-zag sampai matcha benar-benar larut dan membentuk sedikit busa.
Campurkan dengan Susu
Untuk versi dingin, masukkan es batu ke dalam gelas saji. Tambahkan pemanis sesuai selera, kemudian tuangkan susu cair secara perlahan hingga memenuhi sebagian besar gelas.
Setelah itu, tuangkan larutan matcha di atas susu. Cara ini dapat menghasilkan tampilan berlapis yang menarik sebelum minuman diaduk. Pastikan matcha sudah tercampur dengan baik sebelum dituangkan agar tidak ada endapan bubuk di dasar gelas.
Hindari Air yang Terlalu Panas
Salah satu kesalahan yang sering terjadi saat membuat matcha latte adalah menggunakan air yang baru mendidih. Air bersuhu sekitar 100 derajat Celsius dapat membuat karakter rasa matcha menjadi lebih tajam dan pahit.
Penggunaan air hangat sekitar 70–80 derajat Celsius membantu menjaga rasa matcha tetap lebih seimbang. Suhu tersebut juga memudahkan bubuk matcha untuk tercampur dengan air tanpa membuat cita rasanya terlalu kuat.
Pilih Bubuk Matcha Sesuai Kebutuhan
Jenis matcha juga dapat memengaruhi hasil akhir minuman. Ceremonial grade umumnya dipilih untuk menikmati karakter matcha yang lebih murni, sedangkan culinary grade dapat menjadi pilihan yang lebih ekonomis untuk campuran susu dan berbagai resep.
Dengan memperhatikan kualitas bubuk, suhu air, serta proses penyaringan dan pengocokan, matcha latte rumahan dapat memiliki tekstur lebih halus dan rasa yang lebih seimbang. Resep ini juga mudah disesuaikan dengan jenis susu dan tingkat kemanisan yang diinginkan.